HUT Ke-76 RI

♪GB.43 : 1,2 – Berdoa

Roma 7:13 – 20
Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. (ay. 19)

Ajaran Kristen menegaskan bahwa manusia ditebus dosanya melalui pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib. Melalui darah-Nya yang kudus, Dia telah menyucikan dan menguduskan hidup setiap orang yang percaya kepada Nya. Oleh karena itu, sudah seharusnya setiap orang yang percaya kepada Nya berbalik dari segala perbuatan dosa dan menjadi pelaku kebenaran.

Namun demikian, sungguh disayangkan, masih banyak orang percaya yang tetap dan merasa nyaman menjalani hidup dalam praktek dosa dan kecemaran yang diinginkan hatinya. Oleh karena dosa dan kecemaran inilah, maka Rasul Paulus menegaskan “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Rm.3:23).

Dalam dunia yang sudah begitu tercemar ini, masih banyak orang percaya memberikan dirinya dikuasai keinginan hatinya untuk terus berbuat dosa. Karena itu dalam Roma 7:13c Rasul Paulus mengatakan, “…dosa mempergunakan yang baik untuk mendatangkan kematian bagiku, supaya oleh perintah itu dosa lebih nyata lagi keadaannya sebagai dosa” (Rm.7:13c).

Firman Allah di atas mau memperingatkan, bahwa selama seseorang hidup di dunia ini, kecenderungan hatinya untuk berbuat dosa akan tetap ada, sekalipun dia telah percaya kepada Kristus. Sebagai orang yang percaya dan telah ditebus serta diselamatkan-Nya, kita harus mau memberi diri menjalani hidup baru sesuai kehendak-Nya, jauh dari dosa dan kecemaran. Hendaknya kita semakin bertumbuh dan bertambah dewasa di dalam iman kepada-Nya serta semakin serupa dengan Kristus. Hidup kita janganlah serupa dengan dunia ini (baca Rm 12: 2).

Marilah kita, sebagai orang yang sudah hidup di dalam-Nya berusaha untuk menjauhi yang jahat. Marilah melakukan yang baik dan benar, supaya menjadi orang-orang benar yang mewarisi negeri dan tinggal di sana senantiasa (Mzm. 37: 27,29).

♪GB.43 : 4

Doa : (Tolong celikkanlah mata hati kami ya Tuhan, agar mampu melepaskan diri dari berbagai keterikatan di dunia ini)