Hari Minggu VIII Ses. Pentakosta
Renungan Malam, 21 Juli 2021

 

♪GB.208 : 1 – Berdoa

Kejadian 41 : 25
Allah telah memberitahukan kepada tuanku Firaun apa yang hendak dilakukan Nya (ay.25)

Kenyataan ketidaktahuan kita tentang sesuatu yang akan terjadi di hari depan tidak boleh membuat kita pasrah dan putus asa; seolah-seolah tidak ada sesuatu yang dapat kita lakukan untuk mengantisipasi keadaan tersebut. Karena walau kita tidak tahu atau tidak bisa meramalkan apa yang akan terjadi di masa depan, kita dapat melihat tanda-tanda akan masa depan terkait apa yang hendak terjadi. Misalnya saja ketika kita melihat awan hitam dan langit mendung, kita mengatakan bahwa itulah tanda akan turun hujan. Apakah benar hujan akan turun? Kita juga tidak tahu. Tetapi setidaknya dengan melihat tanda awan hitam dan langit mendung, kita bisa berjaga-jaga dengan membawa payung. Demikian juga mimpi Firaun yang diartikan oleh Yusuf.

Setelah mendengar apa yang diceritakan Firaun, Yusuf memberikan respon. Ia mengatakan bahwa kedua mimpi Firaun memiliki arti yang sama. Yusuf menyampaikan bahwa mimpi tersebut adalah tanda dari Allah akan apa yang hendak dilakukan-Nya di masa depan (Kej. 41:25). Mimpi itu berarti akan datang tujuh tahun masa kelimpahan, lalu disambung dengan tujuh tahun masa kelaparan yang luar biasa. Sampai dua kali diulangi mimpi tersebut, itu berarti Allah telah menetapkan dan segera akan melakukannya. Allah tidak hanya memberi hikmat bagi Yusuf untuk menafsirkan mimpi. Allah juga memberi hikmat untuk memberikan solusi atau jalan keluar dari situasi yang dihadapi. Itulah yang diusulkan Yusuf kepada Firaun, yaitu tentang apa yang mesti dilakukan di tujuh tahun masa kelimpahan agar dapat mengatasi tujuh tahun masa kelaparan.

Kita memang tidak tahu masa depan, tetapi tidak boleh menjadi alasan untuk kita pasif dan tidak berbuat apa-apa dalam perjalanan hidup ke masa depan. Belajar dari Yusuf, marilah kita meminta hikmat dari Allah untuk dapat melihat tanda akan masa depan dan dapat mengantisipasinya dengan bijaksana.

♪GB.208 : 3

Doa : (Ya Tuhan, berilah hikmat bagi kami untuk melihat tanda akan masa depan, agar kami siap menghadapinya)