Renungan Minggu Sesudah Pentakosta

“FIRMAN ALLAH SEBAGAI DAYA BATIN”

(Mazmur 119:1-8)

Mengapa Pemazmur memohon dengan sangat kepada Tuhan untuk tidak meninggalkannya dan berjanji untuk memegang teguh ketetapan-ketetapan-Nya (ay.5). Apa yang diharapkan Pemazmur dari Tuhan dengan permohonannya itu? Alasan utama yang paling mendasar dari permohonan itu adalah rasa “bahagia batin”. Pemazmur meyakini dengan sungguh bahwa kebahagiaan batin itu akan didapatkan hanya oleh mereka yang hidup mencari Tuhan dan berusaha untuk menaati sabda-Nya (ay.1).

Jalan yang ditempuh untuk mencapai kebahagiaan itu adalah melalui tiga sikap; Pertama, mencari Tuhan dengan segenap hati (ay.2b). Sikap hati/batin yang bertujuan mengenal Tuhan dengan mendalam melalui hubungan batin yang dekat dengan-Nya; Kedua, berani mengambil keputusan untuk berkata “tidak” pada segala bentuk kejahatan (ay.3a). Mengharapkan kebahagiaan batin dengan hidup dekat dengan Tuhan tanpa kesediaan hati untuk menolak kejahatan adalah mustahil akan dicapai; Ketiga, berupaya untuk bertahan menjalani kehidupan yang selaras dengan Taurat Tuhan (ay.5). Ketiga sikap di atas merupakan jalan hidup menuju kebahagiaan.

Bagi orang beriman kebahagiaan itu dimulai dari dalam hati/batin manusia yang diterangi firman Tuhan. Sedangkan bagi yang tidak beriman menganggap kebahagiaan itu berasal dari dunia (berlimpah materi, hidup nyaman tanpa masalah dan tekanan) yang diperoleh dengan kekuatan sendiri. Oleh karena itu Pemazmur mengajar kita untuk memohon kepada Tuhan agar Tuhan tidak meninggalkan kita dan berjanji untuk setia hidup dalam ketaatan pada Firman-Nya (ay.5). Itu adalah sikap dan keputusan iman yang benar untuk memperoleh daya batin. Daya batin yang bersumber dari kebenaran Firman Tuhan akan mengarahkan dan mengantar kita kepada kebahagiaan yang sejati, yaitu hidup dalam berkat dan perlindungan serta hikmat-Nya. Seperti Pemazmur telah mengakui kekurangannya, dan mau belajar dari Tuhan untuk menjadi lebih baik, mari kitapun menjalaninya.


PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA) 

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu, 9 Juli  2017 Mazmur 119 : 1 – 8 Mazmur 119 : 9 – 16
2. Senin, 10 Juli 2017 Mazmur 119 : 17 – 24 Mazmur 119 : 25 – 32
3. Selasa,  11 Juli 2017 Mazmur 119 : 33 – 40 Mazmur 119 : 41- 48
4. Rabu,  12 Juli 2017 Mazmur 119 : 49 – 56 Mazmur 119 : 57 – 64
5. Kamis, 13 Juli 2017 Mazmur 119 : 65 – 72 Mazmur 119 : 73 – 80
6. Jumat, 14 Juli 2017 Mazmur 119 : 81 – 88 Mazmur 119 : 89 – 96
7. Sabtu, 15 Juli 2017 Mazmur 119 : 97 – 104 Mazmur 119 : 105 – 112