Renungan Minggu I Sesudah Epifania

“BERKARYA BAGI KRISTUS”

(Markus 1 : 16 – 20)

 

Perusahaan nasional dan multinasional memiliki kriteria khusus saat membuka lowongan pekerjaan bagi para calon pekerja yang ingin melamar. Melalui kriteria yang ditentukan, bisa dipastikan perusahaan membutuhkan pekerja yang terbaik dan penuh kreatifitas. Pelamar yang kompetensi dan kreatifitasnya kurang pasti tidak diterima, alias ditolak. Orang yang memiliki kompetensi dan kreatifitas kurang, mustahil dapat bekerja pada perusahaan-perusahaan yang memberi imbalan gaji atau insentif yang tinggi dan memuaskan.

Teks kita berbicara tentang bagaimana Tuhan Yesus mencari orang-orang yang dapat bekerja memberitakan Injil kerajaan Allah (1:15). Tugas utamanya ialah menjadikan manusia berdosa bertobat dan percaya pada kasih karunia Allah. Menjadikan manusia percaya dan beriman kepada Yesus adalah tugas penting, berharga dan tidak dapat ditunda-tunda. Inilah tugas orang-orang yang dipanggil Yesus. Kita takjub bahwa Tuhan Yesus tidak memulai dengan kriteria dan kualifikasi khusus tentang siapa saja yang dapat bekerja bagi-Nya. Tuhan Yesus menggunakan kuasa dan otoritas-Nya untuk menentukan siapa pun yang patut bekerja bagi-Nya. Yang terpenting adalah yang dipanggil itu siap mengikut Tuhan Yesus dan sedia berkarya bagi-Nya. Dengan terang benderang, Tuhan Yesus juga memberitahukan tugas utama mereka, yakni menjala manusia. Pekerjaan mereka bukan untuk keuntungan pribadi tetapi bagi Kerajaan Allah.

Sungguh mengagumkan jika kita mau mengambil bagian dan berkarya dalam pelayanan mewujudkan damai sejahtera bagi sesama dan bagi kemuliaan Tuhan. Kesediaan dan komitmen melayani merupakan bukti ketaatan pada panggilan Tuhan yang sangat kuat terdengar dan benar-benar terpelihara dalam hidup orang-orang yang dipilih dan diutus. Kita dukung dan doakan agar mereka yang sudah terpanggil melayani, semakin mengasihi Kristus dan giat bekerja bagi kemuliaan Allah.

Kita doakan agar Roh Kudus mengurapi orang-orang yang dipilih dan diutus oleh Tuhan Yesus agar menjadi teladan yang baik sebagai hamba Tuhan yang rendah hati, rela berkorban dan pembawa damai sejahtera dalam gereja dan masyarakat.


PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU I SESUDAH EPIFANIA)                               

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu, 8 Januari 2017 Markus 1 : 16 – 20 Markus 1 : 21 – 28
2. Senin, 9 Januari 2017 Mazmur 41 : 2 – 4 Markus 1 : 35 – 39
3. Selasa, 10 Januari 2017 Markus 1 : 40 – 45 Markus 2 : 1 – 12
4. Rabu, 11 Januari 2017 Markus 2 : 13 – 17 Markus 2 : 18 – 22
5. Kamis, 12 Januari 2017 Markus 2 : 23 – 28 Markus 3 : 1 – 6
6. Jumat, 13 Januari 2017 Markus 3 : 7 – 12 Markus 3 : 13 – 19
7. Sabtu, 14 Januari 2017 Markus 3 : 20 – 29 Markus 3 : 30 – 35