Renungan Minggu Sesudah Pentakosta

“MENDENGAR UNTUK MELAKSANAKAN”

( WAHYU 1 : 1 – 8 )

2 hal yang paling sulit dari diri seseorang adalah “mendengar” dan “melaksanakan” sesuatu yang harus dikerjakan. Kita cenderung untuk berkata-kata daripada mendengar. Begitu pula halnya dengan “melaksanakan” sesuatu yang harus dilakukan. Kita lebih cenderung menunda bahkan tidak mengerjakannya.

Pernyataan awal dari kitab Wahyu menegaskan “berbahagialah mereka yang mendengarkan… dan menuruti apa yang tertulis…” (ay.3). Ditengah situasi umat Allah yang disiksa dan dikejar-kejar karena keyakinan dan iman mereka kepada Yesus Kristus saat itu, penulis memberikan semangat untuk tetap meyakini iman dan kepercayaan mereka kepada Yesus Kristus. Mereka diharapkan tetap mendengar dan melaksanakan apa yang menjadi kehendak Allah dalam situasi kehidupan apapun yang dihadapi. Dengan mendengar apa yang menjadi kehendak Tuhan, umat dikuatkan dan dimampukan untuk tetap tegar bahkan percaya bahwa Allah beserta dalam situasi apapun. Bahkan umat tidak hanya mendengar, umat diharapkan juga mampu melakukan yang baik melakukan kehendak Allah. Jadi yang dilakukan seturut dengan apa yang mereka terima. Dengan demikian, umat di dorong untuk tetap berbuat yang benar dan baik bagi kemuliaan nama-Nya.

Mensyukuri HUT GPIB ke 68, masihkah kita mendengar dan melaksanakan kehendak Tuhan dengan benar. Sebagai Gereja, kita harus peka dengan situasi dan kondisi dimana kita berada. Wujud syukur atas kasih Allah hendaknya dinyatakan dalam kebenaran bertindak dan berbuat. GPIB harus selalu menjadi pendorong untuk tindakan nyata keluar yang memberikan damai dan sejahtera bagi seluruh dan sesama ciptaan-Nya. Jangan “asyik” dengan diri sendiri tidak peduli dengan situasi sekitar. Kita menutup telinga dan mata. Kita “malas” melangkah untuk bertindak. Kita bangga dan berdalih dengan segala program kerja. Saatnya untuk membuka telinga dan mata dan melangkah melakukan tugas panggilan kita selaku Gereja untuk menyatakan dan menjadi saluran berkat-Nya. Dirgahayu GPIB, Tuhan memberkati.


PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA)                        

HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu, 6 November 2016 Wahyu 1 : 1 – 8 Wahyu 1 : 9 – 20
2. Senin, 7 November  2016 Wahyu 2 : 1 – 7 Wahyu 2 : 8 – 11
3. Selasa, 8 November 2016 Wahyu 2 : 12 – 17 Wahyu 2 : 18 – 29
4. Rabu, 9 November 2016 Wahyu 3 : 1 – 6 Wahyu 3 : 7 – 13
5. Kamis, 10 November 2016 Wahyu 3 : 14 – 22 Wahyu 4 : 1 – 11
6. Jumat, 11 November 2016 Wahyu 5 : 1 – 8 Wahyu 5 : 9 – 14
7. Sabtu, 12 November 2016 Wahyu 6 : 1 – 17 Wahyu 7 : 1 – 17