Renungan Minggu Sesudah Pentakosta

“TIDAK MUDAH BAGI MANUSIA, MUDAH BAGI TUHAN”

(Kisah Para Rasul 4:23-31)

Terkadang orang mengatakan bahwa tidak mudah memberitakan kasih Tuhan dalam Yesus Kristus, ketika diperhadapkan dengan tantangan yang datang dari luar diri kita. Hal ini, tentu ada benarnya, bahwa memang tidak mudah kita memberitakan kasih Tuhan Yesus kepada orang lain selagi kita alami hambatan dan tantangan. Tetapi bukan tantangan itu yang membuat tidak mudah, melainkan karena faktor dari dalam diri kita sendiri yang menyebabkan hal itu menjadi tidak mudah. Faktor dari dalam diri seperti ketakutan, kekuatiran dan lainnya yang sering membuat kita berpikir tidak mudah memberitakan kasih Tuhan dalam Yesus Kristus. Faktor tersebut timbul karena kita tidak mengandalkan-Nya dalam menghadapi tantangan itu. Kita lebih mengikuti perasaan sebagai tolak ukur kita menerima dan menghadapinya. Tanpa disadari kita telah mengandalkan diri sendiri. Padahal tanpa Tuhan, kita tidak memiliki kekuatan untuk menghadapi tantangan. Mengandalkan diri membuat kita melupakan kehadiran Tuhan yang mau menolong dan memampukan kita. Sehingga tantangan itu membuat lemah, mudah putus asa, sakit hati juga derita mendera hidup kita. Itulah sebabnya kita tidak mudah untuk menjadi pelaku firman Tuhan. Padahal Tuhan menjanjikan dan memberikan kemudahan kepada kita yang mengandalkan hidup pada-Nya.

Orang yang mengandalkan Tuhan diberikan pertolongan oleh Tuhan, sebagaimana penulis Kisah Para Rasul 4:23-31 menceritakan bagaimana orang-orang kristen perdana menghadapi tantangan dalam pekabaran Injil Yesus Kristus. Tetapi mereka mengandalkan Tuhan dan menyerahkan persoalan yang mereka hadapi sebagai komunitas yang bersatu dalam doa dan penyerahan diri total kepada Tuhan.

Kesadaran bahwa Tuhan sumber segalanya, membuat kita dapat menjalani hidup ini dan menghadapi tantangan dengan mudah hanya karena-Nya. Oleh karena itu, marilah kita terus andalkan Tuhan dalam menjalani hidup ini dan menghadapi tantangannya, untuk memberitakan kasih Tuhan dalam Yesus Kristus. Walaupun tidak mudah bagi kita manusia, tetapi akan menjadi lebih mudah karena Tuhan yang kita andalkan.


PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA)    

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu, 25 Juni  2017 Kis. 4 : 23 – 31 Kis. 4 : 32 – 37
2. Senin, 26 Juni 2017 Kis. 5 : 1 – 11 Kis. 5 : 12 – 16
3. Selasa,  27 Juni 2017 Kis. 5 : 17 – 25 Kis. 5 : 26 – 42
4. Rabu,  28 Juni 2017 Kis. 6 : 1 – 7 Kis. 6 : 8 – 15
5. Kamis, 29 Juni 2017 Kis. 7 : 1 – 29 Kis. 7 : 30 – 50
6. Jumat, 30 Juni 2017 Kis. 7 : 51 – 53 Kis. 7 : 54 – 60
7. Sabtu, 1 Juli 2017 Kis. 8 : 1 – 3 Kis. 8 : 4 – 13