Renungan Minggu Sesudah Epifania

“SENTUHAN KLASIK”

( Matius 8:14-17 )

Mel Ahyar adalah seorang designer busana unik dan kontemporer. Ia berinovasi dalam berkarya untuk mempertahankan kualitas designnya. Designnya merupakan kolaborasi seni klasik yang dikemas secara modern; menyentuh dan menginspirasi. Ia memadukan warna-warna, sulaman tangan, tempelan perca untuk memberikan efek 3D terkait pengembangan budaya Palembang. Karya Mel Ahyar bermula dari imajinasi (head), kecintaan pada profesi (heart) dan diwujudkan dalam busana indah (hand).

Pelayanan Yesus juga diwarnai ketiga hal tersebut: berpikir (head), rasa (heart), dan sentuhan (hand). Pelayanan seperti ini tampaknya klasik. Namun dirindukan banyak orang. Matius menceritakan bahwa Yesus mengunjungi rumah Petrus dan menjumpai ibu mertua Petrus sedang sakit demam. Yesus mengetahui kebutuhan ibu mertua Petrus, yakni ingin sembuh. Yesus memegang tangannya. Sentuhan Yesus (ayat 15) menyembuhkan dan memberikan semangat kepada mertua Petrus untuk melayani. Sentuhan Yesus tampak klasik namun memberikan inspirasi dan semangat. Sentuhan-Nya menguatkan bahkan menggerakkan banyak orang untuk datang kepada-Nya. Mereka merindukan sentuhan klasik Yesus (ayat 16). Mengapa Yesus melakukan hal ini? Matius menginformasikan pada ayat 17: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita”. Yesus hadir dengan sentuhan klasik untuk menguatkan, menyembuhkan, menginspirasi, memberikan semangat dan harapan kepada setiap orang lemah, putus asa, kuatir dan susah.

Sekarang ini banyak orang, termasuk kaum perempuan lebih suka dengan sentuhan modern seperti: menyentuh gadget, android, HP dan laptop. Mereka meninggalkan sentuhan klasik seperti dilakukan Yesus. Mari tampil sebagai perempuan yang memiliki sentuhan klasik yang menguatkan, meneguhkan dan menopang kepada suami, anak-anak ataupun sesama. “Kita tidak dapat melakukan hal yang besar,  tetapi kita dapat melakukan hal-hal yang kecil dengan cinta yang besar” (Beata Teresa).


PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU SESUDAH EPIFANIA) 

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu, 19 Januari 2017 Matius 8 : 14 – 17 Matius 11 : 25 – 30
2. Senin, 20 Februari 2017 Matius 12 : 1 – 8 Matius 12 : 9 – 15a
3. Selasa, 21 Februari 2017 Matius 12 : 15b – 21 Matius 12 : 22 – 37
4. Rabu,  22 Februari 2017 Matius 13 : 1 – 7 Matius 13 : 18 – 23
5. Kamis, 23 Februari 2017 Matius 13 : 24 – 30 Matius 13 : 31 – 35
6. Jumat, 24 Februari 2017 Matius 13 : 36 – 43 Matius 13 : 44 – 46
7. Sabtu, 25 Februari 2017 Matius 13 : 47 – 52 Matius 13 : 53 – 58