Renungan Minggu Sesudah Pentakosta

“ CINTAILAH DIDIKAN DAN PENGETAHUAN ”

( Amsal 12 : 1 – 10 )

Didikan dan pengetahuan terkait nilai-nilai iman menjadikan seseorang cerdas, cakap, baik dan berhikmat dalam tutur dan berperilaku. Di samping nilai-nilai iman, didikan dan pengetahuan juga mengandung ajaran moral-etis dalam bimbingan, nasihat, larangan dan teguran yang berguna bagi hidup saleh, adil dan benar di dalam dunia. Oleh karena itu, setiap orang percaya diminta untuk mencintai didikan dan pengetahuan serta tidak menolak dan membenci teguran. Siapa menolak didikan, pengetahuan dan teguran akan menjadi manusia dungu; tidak berakal dan berkarakter penipu, berlagak tahu, kasar, jahat dan fasik. Orang semacam ini tidak berpendirian, goyah, memperdaya, suka bertengkar, kejam dan tidak berbelas kasihan. Tindakannya membuat dia dihina serta menimbulkan rasa malu bagi dirinya dan juga keluarganya. Sebaliknya, orang yang mencintai didikan dan pengetahuan akan tampil sebagai orang benar, tidak goyah, berakal budi, jujur, tidak sombong dan pekerja keras. Rancangan dan tindakannya adil, menyelamatkan orang lain, mendatangkan kebahagiaan bagi seisi keluarga dan penyayang hewan peliharaan.

Proses pemberian didikan dan pengetahuan formal dan non formal, khusus terkait nilai-nilai iman dan moral-etis tidak pernah selesai, tetapi tetap berlangsung selama kehidupan manusia dibumi. Terlebih selama keluarga dan gereja Kristen masih tegak sebagai agen perubahan dalam masyarakat dan dunia serta menjadi lembaga pengajaran dan pendidikan non-formal yang secara konsisten menghasilkan manusia-manusia pelayan yang cerdas, berakal budi, adil, benar, berhikmat, beriman, bermoral dan beretika.

GPIB menerapkan suatu pola atau sistem pembinaan berjenjang bagi seluruh warganya sejak masa anak sampai lanjut usia, terlebih bagi para pelayannya. Setiap warga sidi yang terpilih sebagai diaken, penatua atau pengurus unit-unit misioner di jemaat wajib mengikuti pembinaan sebagai syarat sebelum diteguhkan. Terkadang banyak orang merasa tahu dan pintar, sehingga menolak mengikuti pembinaan. Akibatnya tidak diteguhkan sebagai pelayan. Cintailah didikan dan pengetahuan. Jadilah pelayan yang berhikmat, beriman, bermoral dan beretika.

PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA)    

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu,  17 September 2017 Amsal 12 : 1 – 10 Amsal 12 : 11 – 28
2. Senin, 18 September 2017 Amsal 13 : 1 – 6 Amsal 13 : 7 – 12
3. Selasa, 19 September 2017 Amsal 13 : 13 – 19 Amsal 13 : 20 – 25
4. Rabu,  20 September 2017 Amsal 15 : 1 – 14 Amsal 15 : 17 – 33
5. Kamis, 21 September 2017 Amsal 16 : 1 – 9 Amsal 16 : 10 – 15
6. Jumat, 22 September 2017 Amsal 16 : 16 – 20 Amsal 16 : 21 – 33
7. Sabtu, 23 September 2017 Amsal 17 : 1 – 6 Amsal 17 : 7 – 22