Renungan Minggu Sesudah Pentakosta

“TAKUT TUHAN = KEBAHAGIAAN”

(Pengkhotbah 8 : 9 – 13)

 

Apa yang dicari manusia dalam dunia ini? Uang, materi, kebahagiaan atau …? Ya masing-masing pribadi akan menjawab sesuai kebutuhannya. Namun yang pasti, kita mempunyai keinginan dan harapan. Keinginan dan harapan yang menjadi pendorong untuk bertindak dalam memperoleh keinginan dan harapan tersebut. Yang menjadi persoalan adalah bagaimana cara kita memperoleh keinginan atau harapan itu. Apakah dengan cara benar dan “halal” atau dengan cara salah.

Pengkhotbah menyadari akan kesia-siaan dalam hidup ini. Orang bekerja dan mendapatkan apa yang diinginkan, namun pada akhirnya mati. Sia-sia apa yang dilakukan dan didapatkannya. Pengkhotbah melihat yang terjadi di dunia ini adalah orang benar akan mengalami perlakuan tidak baik. “Orang benar harus pergi ke tempat yang kudus dan dilupakan”… dan yang terjadi “perbuatan jahat akan merajalela karena perbuatan jahat yang dilakukan tidak langsung dikenakan” (ay.10-11). Namun Pengkhotbah menyatakan dengan tegas bahwa walaupun orang benar akan diperlakukan tidak baik, tetapi bagi mereka yang takut Tuhan akan beroleh kebahagiaan. Takut Tuhan berarti menyerahkan segala perbuatan dan tindakan dalam hidupnya dengan berbuat dan bertindak benar karena menyadari bahwa Tuhan hadir dalam setiap gerak dan langkah kehidupannya. Inilah yang pada akhirnya, semua perbuatan dana perilakunya benar adanya. Upah semuanya ini adalah kebahagiaan.

Dalam mesyukuri HUT ke-35 Pelkat PKB, selaku imam dan  kepala keluarga dalam keluarga, bagaimana PKB dapat menghadirkan Tuhan dalam hidup pribadi dan keluarga baik dalam rumah tangga dan pekerjaan. PKB yang takut Tuhan dan menjadi teladan bagi lingkungan dimana kehadirannya menjadi berkat. Sadarilah bahwa situasi saat ini menggoda dan mengajak diri kita untuk bertindak jauh dari Tuhan sehingga apa yang diharapkan tidak diperoleh. Kebagiaan sejati nyata jika kita berbuat hanya sesuai dengan kehendak-Nya. Jadilah SUAMI (=Semua hanya Untuk Anak Maupun Isteri) yang takut Tuhan. Dirgahayu PKB GPIB, Tuhan memberkati


 

PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA)                        

 

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu, 17 Juli 2016 Pengkhotbah 8 : 9 – 13 Pengkhotbah 8 : 14 – 17
2. Senin, 18 Juli 2016 Pengkhotbah 9 : 1 – 2 Pengkhotbah 9 : 3 – 6
3. Selasa, 19 Juli 2016 Pengkhotbah 9 : 7 – 10 Pengkhotbah 9 : 11 – 12
4. Rabu, 20 Juli 2016 Pengkhotbah 9 : 13 – 15 Pengkhotbah 9 : 16 – 18
5. Kamis, 21 Juli 2016 Pengkhotbah 10 : 1 – 7 Pengkhotbah 10 : 8 – 11
6. Jumat, 22 Juli 2016 Pengkhotbah 10 : 12 – 15 Pengkhotbah 10 : 16 – 20
7. Sabtu, 23 Juli 2016 Pengkhotbah 11 : 1 – 6

Pengkhotbah 11 : 7 – 8