Renungan Minggu Adven

“ ALLAH HAKIM YANG ADIL ”

( Yesaya 11 : 1 – 5 )

Seorang Novelis Rusia dan peraih Nobel Sastra 1970 (Alexander Solzhenitsyn) mengatakan, “Keadilan adalah soal hati nurani untuk semua umat manusia. Siapa yang mengenali dengan jelas suara hati nuraninya, biasanya dia juga mengenali suara keadilan”. Sekalipun demikian, keadaan manusia untuk mencapai hati nurani pada tingkat mewujudkan keadilan sering mendapat hambatan dari kekuatan pikiran dan kehendaknya yang apresiatif. Itulah sebabnya keadilan oleh hati nurani yang tidak bebas seperti ini bersifat terbatas dan sementara.

Keadilan TUHAN bukan bersumber dan bertolak dari hati nurani, melainkan fakta sejarah (history of fact) dan fakta iman (history of faith) bahwa Allah datang menjumpai manusia untuk meneguhkan keyakinan akan keselamatan yang ada dan datang dari Dia. Yesaya menjelaskan itu dengan sebuah janji kedatangan pelepas yaitu “tunas dari tunggul Isai”. Penyataan Roh TUHAN ada pada-Nya menubuatkan tentang yang datang dari tunggul Isai itu dipenuhi oleh Roh Allah, tetapi juga Dia adalah Allah sendiri yang penuh hikmat, pengertian, penasihat dan roh perkasa. Keberadaan-Nya melalui karya-layan dan seluruh hidup-Nya hanya berkisah tentang TUHAN yang penuh kasih dan rahmat. Kedaulatan menghakimi ada pada-Nya yang dilakukan secara objektif dan konsekuen tanpa campur tangan siapapun. Ia menyatakan keadilan dengan menopang yang lemah dan membebaskan yang tertindas. Pertimbangan menjatuhkan putusan yang adil hanya ada pada-Nya dan berisi berita hukuman bagi para pemberontak, tetapi pengharapan bagi yang setia pada-Nya. Hakim yang adil adalah Yesus, Juruselamat kita, tunas dari tunggul Isai.

Janganlah terlampau memikirkan kesalahan dan kegagalan masa lalu, karena itu hanya akan membuat kita tenggelam dalam kesedihan, penyesalan dan depresi. Lebih baik mengubah hidup sekarang ini menjadi lebih baik dari hari yang sudah berlalu, dan mau hidup bergantung pada Allah. Mengapa? Karena Allah sudah datang dalam dunia. Ia hakim yang dapat dipercayai menjamin memberi jalan keluar dari semua persoalan yang kita hadapi. Serahkan diri dan percayalah pada-Nya.

 

PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU ADVEN)                    

 

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu,  17 Desember 2017 Yesaya 11 : 1 – 5 Yesaya 11 : 6 – 10
2. Senin, 18 Desember 2017 Yesaya 11 : 11 – 14 Yesaya 11 : 15 – 16
3. Selasa, 19 Desember 2017 Yesaya 13 : 1 – 8 Yesaya 13 : 9 – 22
4. Rabu, 20 Desember 2017 Yesaya 65 : 1 – 5 Yesaya 65 : 6 – 7
5. Kamis, 21 Desember 2017 Yesaya 65 : 8 – 10 Yesaya 65 : 11 – 12
6. Jumat, 22 Desember 2017 Yesaya 65 : 13 – 14 Yesaya 65 : 15 – 16
7. Sabtu, 23 Desember 2017 Yesaya 65 : 17 – 23 Yesaya 65 : 24 – 25