Renungan Minggu Sesudah Pentakosta

“BAPAK YANG MENGASIHI KELUARGANYA”

(Kejadian 24:1-9)

Abraham menikmati semua janji Tuhan dalam hidupnya. Kejadian 24 dengan jelas mengatakan bahwa Abraham dalam usia lanjut diberkati Tuhan dalam segala hal. Kehidupan perkawinan dan rumah tangga Abraham dapat menjadi teladan bagi siapa saja yang rindu hidup perkawinannya diberkati Tuhan. Abraham dan Sara berkomitmen menjaga keutuhan rumah tangga, saling menerima kelebihan dan kekurangan dan selalu mengutamakan kehendak Allah. Mereka taat saat diuji untuk mempersembahkan Ishak bagi Tuhan. Mereka percaya Tuhan pasti mengasihi dan menyayangi Ishak lebih dari apa yang mereka dapat lakukan.

Sebagai seorang bapak, hubungan Abraham dengan anaknya sangat baik. Abraham, sepeninggal istrinya, tidak tenggelam dalam dukacita. Abraham tetap mengimani kuasa Tuhan termasuk ketika berencana mendapatkan calon menantu perempuan bagi anaknya. Berkat berlimpah tidak membuatnya menjadi bapak yang masa bodoh dengan masa depan anaknya. Abraham tidak mengikat perjodohan dengan anak-anak perempuan di tempat tinggalnya. Ia ingin agar Ishak beristrikan seorang yang berasal dari kaum keluarga ayahnya. Yang ada dalam pikirannya: Ishak beroleh istri yang baik, mencintai Tuhan dan bertanggungjawab dalam membangun rumah tangga. Abraham berdoa untuk rencana dan harapannya.

Josh McDowell, tokoh apologetik Kristen, mengatakan bahwa 54% dari para remaja Amerika tidak pernah berbicara dengan ayah mereka soal masalah mereka dan hanya 25% remaja yang mau berbicara dengan ibu mereka. Mengapa demikian? Bukan karena tidak ada aturan dalam keluarga, melainkan karena tidak ada hubungan akrab antara orang tua dengan anak.

Sebagai orang tua, kita punya tanggungjawab sama seperti Abraham. Bapak yang tidak hanya mencari nafkah, tetapi juga peduli tentang kehidupan rohani anak-anaknya. Bapak yang tidak hanya mengupayakan pendidikan terbaik, tetapi juga mendoakan agar mereka dapat memilih pasangan hidup seiman. Bapak yang selalu bersyukur atas semua berkat yang dimilikinya.


PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA)    

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu, 16 Juli  2017 Kejadian 24 : 1 – 9 Kejadian 24 : 10 – 27
2. Senin, 17 Juli 2017 Kejadian 24 : 28 – 49 Kejadian 24 : 50 – 61
3. Selasa,  18 Juli 2017 Kejadian 24 : 62 – 67 Kejadian 25 : 7 – 11
4. Rabu,  19 Juli 2017 Kejadian 25 : 19 – 28 Kejadian 25 : 29 – 34
5. Kamis, 20 Juli 2017 Kejadian 26 : 1 – 15 Kejadian 26 : 16 – 25
6. Jumat, 21 Juli 2017 Kejadian 26 : 26 – 35 Kejadian 27 : 1 – 17
7. Sabtu, 22 Juli 2017 Kejadian 27 : 18 – 29 Kejadian 27 : 30 – 40