Renungan Minggu Sesudah Paskah

“INI KASIHKU, MANA KASIHMU?”

(Ulangan 10:12-22)

Dapat dipastikan bahwa setiap orangtua selalu mengajarkan anaknya berterima kasih, saat menerima sesuatu dari orang lain. Hal ini merupakan pengajaran etika awal saat anak memasuki proses pembentukan kepribadiannya. Orang yang tidak tahu berterima kasih bisa dipastikan karena tidak diajarkan saat masih kecil. Berterima kasih adalah merupakan hal penting dalam hidup, itu sebabnya harus mulai ditanamkan sejak dini.

Hal berterima kasih juga menjadi penting di dalam Alkitab. Salah satunya adalah nats Alkitab hari ini. Di sini, dijelaskan tentang Tuhan yang telah berbuat baik, membebaskan Israel dari Mesir dan menuntun melewati padang gurun. Ia juga telah memberikan perintah dan ketetapan kepada Israel untuk ditaati dan dilakukan. Perjalanan Israel masih panjang; masih jauh di depan. Oleh karena itu, Tuhan ingin Israel hidup takut akan Tuhan, hidup menurut jalan yang ditunjukan-Nya. Tidak ada yang Tuhan minta dan tuntut dari Israel, selain mengasihi Dia dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hati dan jiwa.  

Tuhan Pencipta dan pemilik segala sesuatu, berkuasa atas alam semesta dan mampu melakukan apa pun. Atas semua yang telah dialami dan diterima oleh bangsa itu, Tuhan mau mereka hidup dalam syukur dengan melakukan kehendak-Nya. Mereka tidak hidup dalam kepalsuan dan dapat mengasihi sesama, juga orang asing. Menunjukan kasih seperti yang Tuhan telah teladankan sebagai ungkapan syukur.

Secara iman hidup kita tidak jauh berbeda dengan orang Israel. Kasih Tuhan selalu nyata sampai saat ini, meskipun kerap kita tidak setia kepada-Nya. Tidak banyak hal yang Ia inginkan dari kita. Ia mau kita bersyukur kepada-Nya. Sebagai tanda kasih kepada Tuhan, kita diminta menunjukan kasih kepada orang lain, Ia memang lebih dahulu mengasihi kita. Demikianlah kita mewujudkan syukur dan semakin dimampukan mengasihi sesama, seperti Dia mengasihi umat-Nya. Jangan sampai kita kedapatan oleh Tuhan sebagai orang yang tidak tahu berterima kasih kepada-Nya.


PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU SESUDAH PASKAH)          

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu, 14 Mei  2017 Ulangan 10 : 12 – 22 Ulangan 11 : 1 – 7
2. Senin, 15 Mei 2017 Ulangan 11 : 8 – 21 Ulangan 11 : 22 – 25
3. Selasa, 16 Mei 2017 Ulangan 11 : 26 – 32 Ulangan 12 : 1 – 12
4. Rabu,  17 Mei 2017 Ulangan 12 : 13 – 28 Ulangan 12 : 29 – 32
5. Kamis, 18 Mei 2017 Ulangan 13 : 1 – 5 Ulangan 13 : 6 – 11
6. Jumat, 19 Mei 2017 Ulangan 13 : 12 – 18 Ulangan 15 : 1 – 11
7. Sabtu, 20 Mei 2017 Ulangan 15 : 12 – 18 Ulangan 15 : 19 – 23