Renungan Minggu Sesudah Pentakosta

 

“KUALITAS HIDUP UMAT-NYA”
(Kejadian 6 : 9 – 17)

 

Ada pandangan yang mengatakan bahwa jika kita ingin menunjukkan sebengkok apa sebuah tongkat besi yang ada di tangan kita, maka kita tidak perlu menggambarkan dan menjelaskannya secara panjang lebar. Letakkan saja tongkat yang bengkok tersebut di sebelah sebuah tongkat yang lurus, maka akan terlihat jelas bagaimana bengkoknya tongkat itu. Demikianlah kehidupan manusia umumnya pada zaman Nuh, moral manusia sangat merosot, kejahatan merajalela di mana-mana, namun, hal ini tidak berlaku bagi Nuh. Dia tetap mampu menjaga kesucian hidupnya di tengah-tengah kehidupan manusia yang menyimpang dari jalan-jalan Allah.

 

Untuk menggambarkan bagaimana bejadnya moral manusia pada waktu itu dalam ayat 11-12, dengan menggunakan kata ‘rusak’ sebanyak 3 kali, menunjukkan bahwa bumi pada zaman Nuh benar-benar menunjukkan kerusakan hidup yang luar biasa,  baik secara moral maupun kerohanian. Meskipun berada di tengah-tengah dunia yang telah rusak secara moral dan spiritual, Nuh tetap mampu menjaga kualitas hidupnya agar berkenan kepada Tuhan. Nuh bukan hanya tidak bercela dihadapan Tuhan, tetapi ia juga merupakan pribadi yang penurut akan apa yang dikatakan Tuhan kepadanya. Hal ini bisa dilihat dengan tindakannya yang menuruti kehendak Tuhan untuk membuat bahtera sesuai petunjuk Allah.

 

Demikianlah juga kita diharapkan, yaitu memiliki kualitas hidup seperti yang Tuhan kehendaki. Yaitu suatu kualitas/standar hidup selaku anak-anak Tuhan yang hidup dalam kebenaran dan tidak tercela di tengah-tengah situasi kehidupan duniawi yang bobrok dan tidak bermoral. Selaku umat-Nya kita hendaknya berani melawan ‘arus dunia’, sekalipun teman-teman dan orang-orang di sekitar kita tidak mendukung dan malah mencemooh kita dengan menganggap kita naif atau “sok suci” karena setia untuk proyek besar Tuhan lewat hidup dan pelayanan kita.

 

PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA)                        

 

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu, 12 Juni 2016 Kejadian 6 : 9 – 17 Kejadian 6 : 18 – 22
2. Senin, 13 Juni 2016 Kejadian 7 : 1 – 9 Kejadian 7 : 10 – 24
3. Selasa, 14 Juni 2016 Kejadian 8 : 1 – 5 Kejadian 8 : 6 – 14
4. Rabu, 15 Juni 2016 Kejadian 8 : 15 – 22 Kejadian 9 : 1 – 7
5. Kamis, 16 Juni 2016 Kejadian 9 : 8 – 17 Kejadian 9 : 18 – 28
6. Jumat, 17 Juni 2016 Kis. 16 : 4 – 12 Kis. 16 : 13 – 18
7. Sabtu, 18 Juni 2016 Kis. 16 : 19 – 25 Kis. 16 : 26 – 40