Renungan Minggu Paskah

 

“MARI MEMBANGUN RUMAH ALLAH”

(Hagai 1 : 1 – 8)

 

Rumah merupakan tempat bersekutu komunitas sederhana dalam masyarakat yang biasa disebut dengan keluarga. Rumah juga menjadi salah satu tempat Allah mencurahkan berkatNya. Hal ini juga yang dialami oleh bangsa Israel saat mereka kembali dari pembuangan. Mereka mulai membangun kembali rumah yang telah menjadi reruntuhan yang diakibatkan oleh penindasan bangsa asing. Mereka membangun rumahnya masing-masing, mulai dari awal, mulai mempapani kembali. Mereka ingin berkumpul lagi sebagai keluarga.

 

Tetapi yang sangat disayangkan ialah mereka hanya memikirkan keperluan pribadi, mereka membangun dan membangun terus hanya untuk kepentingan pribadi. Ya mereka melupakan Tuhan yang membuat mereka bebas dari kuasa penindasan. Bangsa Israel mengabaikan Rumah Allah sebagai tempat bersekutunya sesama umat yang rindu akan hadiratNya, mereka tetap membuatnya sebagai reruntuhan, tidak ada keinginan untuk membangun sehingga berkat dari Allah tidak mereka rasakan secara penuh. Mereka menabur banyak tapi menuai sedikit, makan tidak menjadi kenyang, minum tidak sampai puas, dan pundi pundinya menjadi berlubang.

 

Jika kita mengenal musim buah rambutan, buah duren dan lainnya, maka untuk membangun rumah Allah tidak perlu ada musimnya. Setiap saat ialah saat untuk membangun Rumah Allah. Tidak perlu menunggu hancur dulu baru membangun, tidak perlu rusak dulu baru membangun. Oleh sebab itu, naiklah ke gunung Allah, bawalah kayu yang telah Tuhan sediakan. Kayu berarti simbol yang artinya berkat-berkat yang telah Tuhan sediakan. Apakah Tuhan sediakan “kayu” melalui usaha, bisnis atau perusahaan yang sedang kita kelola, pekerjaan yang Tuhan sediakan, melalui daya atau dana yang Tuhan berikan. Jadi mari bawalah “kayu-kayu” itu dan bangunlah Rumah Allah karena Ia akan berkenan dan menyatakan kemuliaan-Nya di Rumah-Nya yang kudus. Rumah Tuhan (=Gedung Gereja) GPIB Jemaat “Jatipon” telah kita manfaatkan sejak tahun Pentahbisan tanggal 13 Mei 1990, jadi sudah hampir 26 tahun sehingga sudah layak untuk kita renovasi karena di sana – sini sudah terdapat kerusakan. Marilah kita siapkan hati dan segala sesuatunya untuk kita bisa ambil bagian di dalamnya atas perkenanan Tuhan.  

 

 

PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU PASKAH)           

 

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu, 3 April 2016 Keluaran 12 : 1 – 13 Keluaran 12 : 14 – 15
2. Senin, 4 April 2016 Keluaran 12 : 16 – 20 Keluaran 12 : 21 – 23
3. Selasa, 5 April 2016 Keluaran 12 : 24 – 28 Keluaran 12 : 29 – 30
4. Rabu, 6 April 2016 Keluaran 12 : 31 – 33 Keluaran 12 : 34 – 42
5. Kamis, 7 April 2016 Keluaran 12 : 43 – 51 Keluaran 13 : 1 – 7
6. Jumat, 8 April 2016 Keluaran 13 : 8 – 10 Keluaran 13 : 11 – 13
7. Sabtu, 9 April 2016 Keluaran 13 : 14 – 16 Keluaran 13 : 17 – 22