Renungan Minggu Sesudah Pentakosta

“ KETIDAKTAATAN BERAKIBAT FATAL ”

( Imamat 10 : 1 – 7 )

Menjalankan ibadah kepada Tuhan dan mempersembahkan korban bagi-Nya ternyata tidak menjamin seseorang menjadi karib Tuhan. Seorang karib atau sahabat tentunya mengenal apa yang dikehendaki untuk dilakukan oleh sahabatnya. Demikianlah bacaan kita hari ini, hidup selaku pemimpin (imam), setia mempersembahkan korban saja tidak cukup untuk dapat memberikan keselamatan kepada mereka yang melakukannya. Akan tetapi ketaatan dan keteladanan, serta motivasi dalam menghampiri Tuhan yang Maha Kudus haruslah menjadi unsur yang penting dalam ibadah. Hal ini tidak dilakukan oleh kedua anak Harun: Nadab dan Abihu sebagai imam Allah. Agaknya Nadab dan Abihu ingin melakukan persembahan korban yang dengan tata cara mereka sendiri (ay.1). Mau tampil beda, mereka mengambil api asing yang tidak diperintahkan Tuhan kepada mereka. Ingin mempertunjukkan kuasa dan kebolehan mereka, namun akibatnya fatal (ay.2). Mereka justru mengalami penghukuman; bukan pujian malah kematian. Oleh karena ketidaktaatan maka hukuman Tuhan pun jatuh atas mereka. Tuhan tidak ingin dipermainkan, akibatnya Tuhan menghajar mereka.

Belajar dari firman Tuhan hari ini, maka kita baik sebagai pemimpin umat maupun selaku umat harus memperhatikan bahwa dalam menghampiri Tuhan dalam setiap ibadah ritual, ada tata cara (tata ibadah) sebagai sebuah aturan yang harus ditaati. Di dalam tata cara menghampiri Tuhan sesungguhnya mengajak umat untuk datang kepada Tuhan dengan tertib, teratur dan motivasi yang benar. Dalam ibadah yang seperti ini, maka tidak seorang pun yang mau menonjolkan diri dan kepentingannya. Semua orang menjalankan fungsi tugas masing-masing dalam kerendahan hati. Di dalam ibadah tidak seorang pun diperbolehkan bertindak seturut dengan keinginan hatinya, seturut dengan pertimbangannya sendiri, dan atau kebenarannya sendiri. Semuanya haruslah dilakukan berdasarkan kebenaran firman Tuhan. Pada akhirnya baiklah semua yang kita kerjakan, dalam ibadah ritual maupun dalam ibadah aktual haruslah membuat Allah di dalam Kristus dipuji dan dimuliakan.


PEMBACAAN ALKITAB (MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA)  

  HARI / TANGGAL BACAAN PAGI BACAAN MALAM
1. Minggu,  26 November 2017 Imamat 10 : 1 – 7 Imamat 10 : 8 – 11
2. Senin, 27 November 2017 Imamat  10 : 12 – 15 Imamat 10 : 16 – 20
3. Selasa, 28 November 2017 Imamat 11 : 1 – 12 Imamat 11 : 13 – 19
4. Rabu, 29 November 2017 Imamat 11 : 20 – 23 Imamat 11 : 24 – 28
5. Kamis, 30 November 2017 Imamat 11 : 29 – 38 Imamat 11 : 39 – 40
6. Jumat, 1 Desember 2017 Imamat 11 : 41 – 45 Imamat 11 : 46 – 47
7. Sabtu, 2 Desember 2017

Imamat 12 : 1 – 6

Imamat 12 : 7 – 8