KELUARGA BESAR ALLAH

Minggu XVII Ses. Pentakosta
Renungan Malam, 21 September 2021

♪KJ.451 : 1– Berdoa

Kisah Para Rasul 21 : 1 – 6
Murid-murid semua dengan isteri dan anak-anak mereka mengantar kami sampai ke luar kota dan di tepi pantai kami berlutut dan berdoa (ay.5b)

Keluarga (ayah, ibu, anak-anak, orangtua) merupakan komunitas terkecil dalam masyarakat yang mempunyai hubungan khusus yaitu hubungan darah. Karena itu, biasanya bila ada hubungan keluarga, pasti punya hubungan yang akrab secara psikologis. Bila salah satu keluarga merasa bahagia, maka yang lain ikut bahagia dan bila ada yang bersedih, maka yang lain sama-sama menangis. Dalam keluarga ada saling peduli, memperhatikan, mengasihi dan melayani.

Suasana keluarga juga diperlihatkan dalam kisah perjalanan pekabaran Injil oleh Paulus saat di Tirus. Di situ, Paulus tinggal selama tujuh hari untuk mengunjungi murid-murid. Begitu peduli-nya mereka dengan Paulus sehingga oleh bisikan Roh, murid-murid menasihati Paulus supaya jangan ke Yerusalem. Ketika Paulus hendak melanjutkan perjalanannya, murid-murid dan isteri serta anak-anak mereka mengantarnya sampai ke luar kota dan di tepi pantai mereka berlutut berdoa, layaknya satu keluarga.

Seperti yang dilakukan para murid dan Paulus, kita pun seba-gai murid murid Tuhan adalah bagian dari keluarga Allah, karena kita punya hubungan darah yang sama yaitu darah Kristus yang telah menyelamatkan kita. Oleh sebab itu, sikap kita sebagai kelu-arga besar Allah adalah saling peduli, saling membantu, saling mengasihi, saling menasihati dan saling mendoakan satu sama lain. Janganlah berlaku tidak adil, iri hati dan dengki terhadap se-sama sebagai satu keluarga besar. Hal ini berlaku juga dalam hu-bungan kita dengan suami, dengan istri, dengan anak-anak, de-ngan orangtua dan dengan mertua. Kita lebih saling memperhati-kan satu sama lain. Jikalau hubungan kita tidak baik dengan ke-luarga kita sendiri, tentu saja kita tidak akan mampu punya hu bungan yang baik dengan sesama murid Tuhan sebagai keluarga besar Allah. Jadi, karena kita satu keluarga besar Allah, marilah kita saling mengasihi satu sama lain.

♪KJ.451 : 2

Doa : (Ya Kristus terimakasih, Engkau telah memilih kami menjadi keluarga besar Allah. Mohon mampukan kami untuk saling mengasihi)