Demi Nama Tuhan

Berbagai aliran dan kelompok politik di Palestina kuno yang mempengaruhi pembentukan Perjanjian Lama.

Perjanjian Lama yang kita kenal pada masa modern ini sesungguhnya merupakan kumpulan tulisan dari berbagai kelompok. Namun, berdasarkan penelitiannya, Morton Smith memperlihatkan ada banyak lapisan didalam tulisan-tulisan tersebut. Dengan demikian, pada dasarnya tulisan-tulisan itu merupakan hasil penyuntingan, perevisian, dan penulisan ulang, yang dilakukan oleh bermacam-macam kelompok, dengan kepentingannya masing-masing, yang terkadang saling bertentangan, namun tak jarang pula berkompromi dalam hal-hal tertentu.

Dalam studinya ini, Smith memaparkan kelompok-kelompok apa yang terlibat didalamnya. Motif-motif apa saja yang melatar belakanginya. Faktor-faktor sosial politik yang bagaimana yang mempengaruhinya. Siapa kelompok yang menyebut dirinya monoteistik (kelompok hanya – Yahweh) dan kelompok politeistik dan bagaimana peran golongan-golongan itu.

Bagaimana kelompok-kelompok itu bermutasi atau bertransformasi. Akhirnya, kelompok yang bagaimana yang tampil sebagai “pemenang” dan bagaimana “kemenangan” tersebut mempengaruhi bentuk dan jiwa tulisan-tulisan Perjanjian Lama yang dikenal saat ini.

Buku dengan judul tersebut diatas, dapat dibaca/dipinjam di Perpustakaan GPIB Jemaat “Jatipon”.


 

Tersedia di Perpustakaan :

Alkitab Lansia, Alkitab Sedang, Alkitab Kecil, Sampul Alkitab, Kidung Ceria, Pelengkap Kidung Jemaat, tas Alkitab, kaset rohani dan CD Rohani, dll.