KLINIK HUKUM LENTERA

Sejak dibukanya pelayanan Klinik Hukum Lentera bagi warga Jemaat Jatipon di bulan Januari 2019 maka pelayanan hukum ini  telah mendapat respon positif dari para warga jemaat. Beberapa permasalahan hukum yang sedang berkembang ditengah jemaat Jatipon telah tertangani dengan baik antara lain seputar masalah perkawinan antar agama dan pembagian harta warisan beserta segala pernak perniknya yang diangkat oleh sebagian warga jemaat kita. Perlu kami yakinkan bahwa nama dan masalah hukum setiap client tetap akan dijaga kerahasiaannya. Penasehat Hukum GPIB Jatipon ibu Rielen Pattiasina menyediakan waktu untuk memberikan advokasi gratis pada setiap hari Minggu mulai pukul 12.00 wib sampai selesai, hanya melalui perjanjian terlebih dahulu. Silahkan hubungi Pnt. Untung Suryanto melalui WA no.  081 110 2749 untuk membuat perjanjian.


Nomor-nomor telepon yang bisa dihubungi bila dalam keadaan emergency :

Polres Bekasi                                             (021) 88141110

Polsek Pondok Gede                                 (021) 8462538

Pospol Jatiwaringin                                    (021) 84975393

Koramil Pondok Gede                                (021) 8470004

Pemadam Kebakaran Bekasi                     (021) 88957805

Pemadam Kebakaran-Jakarta Timur          (113) 8582150

Pospol Pondok Kelapa                                (021) 8655151

Polsek Duren Sawit                                     (021) 8616138


POJOK LINGKUNGAN HIDUP

APA ITU BAKU MUTU LINGKUNGAN ?

Baku mutu lingkungan hidup (environmental threshold) merupakan batas atau kadar makhluk hidup (bacteri Coli), zat, energi, maupun komponen yang ada ataupun harus ada dan atau unsur pencemar lingkungan yang masih dapat diterima dengan aman dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. Pengertian baku mutu lingkungan secara lebih seksama adalah batas kadar yang diperkenankan atau diperbolehkan bagi zat ataupun bahan pencemar yang terdapat di lingkungan dengan tidak menimbulkan suatu gangguan terhadap makhluk hidup, hewan, maupun tumbuhan yang ada di lingkungan.

Standar baku mutu lingkungan ini sangat diperlukan karena untuk menetapkan kadar zat pencemar yang ada di sekitar lingkungan. Bila kadar pencemar terlalu banyak maka hal tersebut akan membahayakan lingkungan beserta makhluk hidup yang ada di dalamnya, termasuk manusia, hewan, dan juga tumbuhan.

 

Jenis- jenis Baku Mutu Lingkungan

Baku mutu lingkungan hidup ini jenisnya ada bermacam- macam. Baku mutu lingkungan hidup ini ada beberapa jenis, setidaknya ada 5 jenis. Jenis-jenis baku mutu lingkungan hidup ini adalah:

 

  1. Baku mutu air

Baku mutu air merupakan salah satu jenis dari baku mutu lingkungan. Baku mutu air terbagi menjadi dua macam, yakni baku mutu aliran dan juga baku mutu effluen.

Baku mutu aliran merupakan persyaratan mutu air bagi sumber air seperti sungai, danau, maupun air tanah yang disusun dengan memperhatikan pemanfaatan air tersebut, termasuk kemampuan mengencerkan dan juga kemampuan membersihkan diri terhadap beban pencemaran dan juga faktor ekonomis. Baku mutu air ini mempunyai ciri-ciri tertentu.

Sementara baku mutu effluen merupakan persyaratan mutu air limbah yang akan dialirkan ke sumber air, ke sawah, tanah, dan juga tempat-tempat lainnya dengan mempertimbangkan pemanfaatan sumber air yang bersangkutan dan juga faktor ekonomi pengelolaan air buangan. Baku mutu COD (chemical oxygen demand)  150 mg/ltr, Cu  0,3 mg/l, pH 6-9  (Kepmen 51/menLh/10/1995).

 

  1. Baku mutu udara ambien

Jenis baku mutu ingkungan selanjutnya adalah baku mutu udara ambien. Yang dimaksud dengan baku mutu udara ambien ini adalah batas kadar yang masih diperbolehkan bagi suatu zat ataupun bahan pencemar yang terdapat di udara, namun tidak menyebabkan gangguan terhadap makhluk hidup atau benda-benda lainnya. Baku mutu SO2 (sulfur) 750 mg/m3  (Permen LH no 21/2008).

 

  1. Baku mutu emisi gas dan partikel buang

Baku mutu emisi gas mesin kendaraan bermotor maupun industri berupa partikel buang merupakan batas kadar yang diperbolehkan bagi zat ataupun bahan pencemar lainnya untuk dikeluarkan dari sumber pencemaran udara, sehingga tidak akan mengakibatkan batu mutu udara ambien terlampaui. Baku mutu gas buang NOx (nitrogen) 850 mg/m3 (Permen LH  21/2008).

 

  1. Baku mutu air laut

Jenis baku mutu air selanjutnya adalah baku mutu air laut. Yakni batas kadar suatu makhluk hidup, zat, energi, maupun komponen lain yang ada ataupun harus ada, dan juga zat ataupun bahan pencemar yang keberadaannya ditenggang dalam air laut. Baku mutu Sulfida (H2S) 0,03 mg/ltr Kepmen 51/1995.

 

  1. Baku mutu limbah cair

Baku mutu limbah cair adalah jenis baku mutu yang terakhir. Baku mutu limbah cair ini merupakan batas kadar yang diperbolehkan bagi suatu zat ataupun bahan pencemar untuk dibuang dari sumber pencemaran  menuju ke sumber air, sehingga tidak akan menyebabkan baku mutu air terlampaui. Baku mutu limbah cair industri Pb (timbal) 3.0 mg/ltr sesuai Kepmen 51/men LH 1995.

 

Manfaat Baku Mutu Lingkungan

Baku mutu lingkungan ini keberadaannya sangatlah bermanfaat karena untuk mengetahui apakah suatu lingkungan dalam keadaan tercemar maupun tidak. Secara umum Baku Mutu Lingkungan mempunyai manfaat sebagai berikut:

Untuk menginformasikan atau menilai bahwa lingkungan telah rusak atau tercemar ataukah tidak.

Untuk mengetahui terjadinya pencemaran atau perusakan pada suatu lingkungan. Memberikan ketetapan batas tercemarnya suatu lingkungan. Untuk mencegah dan mengendalikan pencemaran lingkungan.

Itulah beberapa fungsi dari baku mutu lingkungan. Ya, memang baku mutu lingkungan ini mempunyai fungsi utama untuk menetapkan tingkat atau batas pencemaran yang ada di lingkungan. Setelah kondisi suatu lingkungan melebihi batas yang diperbolehkan, maka hal ini mengindikasikan bahwa lingkungan tersebut tercemar dan harus segera dilakukan penanganan demi kelangsungn hidup manusia yang sehat sejahtera.

                                  

Untung Suryanto K-2 PHMJ

Sumber utama : Roro Dyah, 2016, Kepmen 1995, 2008