PEMILIHAN DIAKEN PENATUA PERIODE 2017-2022

  1. Sesuai surat Majelis Sinode No. 2324/XII-16/MS.XX tanggal 6 Desember 2016 tentang petunjuk pelaksanaan pemilihan Diaken & Penatua Tahun 2017-2022; yang dibuat berdasarkan Peraturan Nomor 1 tahun 2010 revisi tahun 2015 tentang Presbiter dan Tata cara pengadaan presbiter adalah sebagai berikut :
  2. Proses pemilihan diawali dengan rangkaian persiapan antara lain :
  3. Melaksanakan pendaftaran ulang (sensus) warga jemaat
  • Sensus dilakukan dalam batas wilayah sebagaimana ditentukan dalam SK terakhir tentang jemaat yang bersangkutan.
  • Batas-batas sektor harus jelas.
  1. Membentuk Panitia Pemilihan
  • Pendeta Jemaat dan Vikaris boleh menjadi anggota Panitia Pemilihan
  1. Menyiapkan perangkat administratif (Daftar Warga Jemaat, Daftar Warga Sidi Jemaat, Formulir-formulir dan lain-lain)
  • Daftar yang dibuat adalah Daftar Diaken – Penatua. Bukan kolom tersendiri untuk Diaken dan kolom tersendiri untuk Penatua
  • Pangkat Bintara dalam Militer dan Polisi dengan level SMA
  • Golongan IIa dalam Pegawai Negeri Sipil disamakan dengan level SMA
  1. Batas usia sesuai tata gereja 2010 revisi tahun 2015 Nomor 1 Pasal 3.2.b.8 namun dalam kondisi tertentu karena kebutuhan dapat ditentukan lain melalui keputusan Sidang Majelis Jemaat (SMJ)
  2. Proses pembinaan dimasukkan dalam kalender kegiatan Panitia menyangkut
  3. Pembinaan untuk seluruh warga jemaat sebelum dilaksanakannya tahap pencalonan; Pokok-pokok bahasan sesuai dengan yang disampaikan oleh Majelis Sinode.

Pembinaan dapat disampaikan dalam bentuk Ceramah, Khotbah dan Penelahan Alkitab.

  1. Pembinaan untuk warga sidi jemaat yang dicalonkan menjadi Diaken/Penatua (bakal calon)
  2. Pembinaan untuk Diaken/Penatua yang terpilih
  3. Seluruh proses pemilihan hendaknya telah selesai sebelum tanggal 31 Oktober 2017 (berakhirnya tugas Diaken/Penatua masa bakti 2012-2017).
  4. PHMJ lama tetap berfungsi sampai terbentuknya PHMJ baru (masa bakti 2017-2019) melalui Surat Keputusan Majelis Sinode GPIB. Serah terima dilaksanakan dalam Sidang Majelis Jemaat.
  5. Warga Sidi Jemaat yang terdaftar di satu Jemaat dan berdomisili di wilayah pelayanan berhak memilih dan dipilih.
  6. Warga Sidi Jemaat yang terdaftar di satu jemaat namun berdomisili di luar wilayah pelayanan berhak memilih namun tidak berhak dipilih.
  7. Domisili adalah domisili dalam kenyataan dan bukan berdasarkan KTP
  8. Bagi Jemaat-jemaat yang bermasalah karena pengembangan kota, maka hal itu diselesaikan secara internal, bilateral dan multilateral oleh jemaat-jemaat yang bertetangga.
  9. Dalam kondisi tertentu karena kebutuhan dapat ditentukan lain melalui keputusan Sidang Majelis Jemaat (SMJ)
  10. Warga Sidi Jemaat yang nyata-nyata diketahui telah di baptis ulang pada denominasi lain tidak berhak dipilih, kecuali dengan pembaharuan pengakuan terlebih dahulu.
  11. Apabila dalam satu keluarga sesuai dengan Kartu Warga Jemaat di Jemaat – dicalonkan lebih dari 1 (satu) orang, harus dipastikan yang menjadi calon tetap hanya 1 (satu) orang. (Suami, Istri atau anak yang belum menikah harus memutuskan salah seorang yang menjadi calon tetap).
  12. Suami/Istri yang tidak boleh dipilih adalah :
  13. Suami/Istri Pendeta, Pegawai/tenaga honorer GPIB
  14. Suami/Istri dari penganut agama/denominasi/gereja lain yang berdomisili dalam wilayah pelayanan jemaat.
  15. Suami/Istri yang beda agama
  16. Suam/Istri yang beda keanggotaan Gereja
  17. Suami/Istri yang berkeanggotaan Gereja secara ganda
  18. Tidak bercerai hidup (peraturan nomor 1 pasal 3 ayat 2.a.3). Dalam hal ini, sebelum diputuskan, diperlukan percakapan khusus dengan ketua panitia
  19. Suami/Istri yang menikah secara adat harus mensahkan perkawinannya secara gereja dan mencatatkan perkawinannya ke Catatan Sipil atau Kantor Kecamatan terdekat.
  20. Diaken/Penatua yang sedang mengemban tugas sinodal tidak perlu dipilih. Yang bersangkutan secara ex officio termasuk dalam daftar Diaken/Penatua terpilih yang diikutsertakan pula dalam ibadah Peneguhan.
    1. Perimbangan jumlah Diaken dan Penatua tidak boleh dikurangi bila ada Diaken/Penatua yang mengemban tugas Sinodal yang menjadi anggota Majelis Jemaat.
    2. Yang dimaksud dengan tugas Sinodal ialah Diaken/Penatua yang pada saat pemilihan mengemban tugas sebagai :

i    Anggota Majelis Sinode GPIB

ii   Anggota BPPG GPIB

iii  Anggota Badan Pekerja Harian Gereja Protestan di Indonesia (GPI)

iv  Anggota Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI)

  1. Diaken/Penatua terpilih yang tidak dapat hadir dalam Ibadah Peneguhan dapat dilaksanakan kemudian (susulan). Sebelum ”diteguhkan” yang bersangkutan belum diperkenankan melaksanakan tugasnya.
  2. Dewan/Pengurus PELKAT yang terpilih untuk menjadi Penatua atau Diaken harus melepaskan keanggotaannya pada Dewan/Pengurus PELKAT.
  3. Jika ada surat keberatan harus disertai identitas yang jelas dan dilakukan percakapan oleh ketua panitia pemilihan. Surat-surat keberatan tanpa identitas yang jelas tidak perlu dilayani

JADWAL PEMILIHAN DIAKEN / PENATUA MASA BAKTI 2017 – 2022

(PERUBAHAN)

No. Waktu Kegiatan
1. 1 Juni 2017 Pembinaan bakal calon:

1. Pemahaman Iman GPIB

2. Tugas dan Tanggung Jawab Diaken-Penatua

3. Profil Seorang Pelayan Tuhan

2. 10 Juni 2017 Pembinaan Susulan di GPIB Jemaat “Menara Kasih”
3. 15 Juni 2017 Pembagian Form Pernyataan dan Biodata Bakal Calon, meliputi Surat Pernyataan, Biodata, Surat Loyalitas/Kesetiaan Bakal Calon, dan Surat Loyalitas/Kesetiaan Suami/Istri dari Bakal Calon.
4. 22 Juni 2017 Pengembalian Form Pernyataan dan Biodata Bakal Calon
5. 22 – 23 Juni 2017 Verifikasi Form Pernyataan dan Biodata Bakal Calon; Penetapan Bakal Calon Tetap
6. 25 Juni dan 2 Juli 2017 Pengumuman Bakal Calon Tetap di warta jemaat
7. 3 – 7 Juli 2017 Penyebaran paket 2: daftar nama calon tetap, undangan pemilihan tahap 2
8. 8 Juli 2017

 

08.00 – 17.00

18.00 – selesai

Proses pemilihan dan penetapan hasil pemilihan (tahap 2)

Pemilihan

Penghitungan suara dan penetapan hasil

9. 16 & 23 Juli 2017 Pengumuman hasil Diaken/Penatua terpilih
10. 17 Juli 2017 Paket: undangan pembinaan Diaken/Penatua terpilih
11. 22 Juli 2017 Pembinaan sesi 1 (3 materi)
12. 29 Juli 2017 Pembinaan sesi 2 (2 materi)
13. 1 Oktober 2017

Ibadah Minggu

pukul 10.00 WIB

Peneguhan Diaken/Penatua terpilih dan pemilihan PHMJ

PANITIA PEMILIHAN DIAKEN DAN PENATUA MASA BAKTI 2017-2022

Susunan Panitia Pemilihan Diaken dan Penatua Masa Bakti 2017-2022 (SK. Majelis Sinode No. 1196/II-17/MS.XX/Kpts tanggal 23 Februari 2017), adalah sbb :

Ketua                                :   Pdt. Ny. Meinita Wungo-Damping, S.Th,MM

Wakil Ketua                      :   Pdt. Yeremias Amos Lombok, S.Th

Sekretaris                         :   Sdr. Michael Maitimoe        

Wakil Sekretaris              :   Sdri. Ellin Sudiyanto

Bendahara                       :   Sdri. Marsha Alessandra Chrisandi

Anggota                           :

  1. Panji Pramana (Sektor I)   
  2. Nona Samola (Sektor I)
  3. Heriyanto (Sektor II)
  4. Frans Tuaputtimain (Sektor II)
  5. Hiburan Buaya (Sektor III)
  6. Reiner Putirulan (Sektor III)
  7. Amsal Nikijuluw (Sektor IV)
  8. Adfeky Triayu Endriyane (Sektor IV)
  1. Ary Tampubolon (Sektor IV)
  2. James Aguw (Sektor IV)
  3. Bp. David Supartono (Sektor V)
  4. Bp. Budi Heryanto (Sektor V)
  5. Ny. Floretta P. Mowaningrum (Sektor VI)
  1. Ny. Erida Yuniarti (Sektor VI)
  2. Matheus Manurung (Sektor VII)
  3. Raymond Marbun (Sektor VII)
  4. Ridho Manihuruk (Sektor VIII)
  5. Teddy Pantouw (Sektor VIII)
  6. Otniel Girsang (Sektor IX)
  7. Dior Tuhuleruw (Sektor IX)
  8. David Pasaribu (Sektor X)
  1. Arthur Kolondam (Sektor X)
  2. Ny. Ita Sumendap (Sektor XI)
  3. Bp. S.F. Mamuko (Sektor XI)
  4. Refa Barus (Sektor XII)
  5. Bp. Lambert Pongoh (Sektor XII)
  6. Alfina Sigalingging (Sektor XIII)
  1. Reva Maringka (Sektor XIII)
  2. Dina Christina Margo (Sektor XIII)
  1. Lofrina Nathania Sigalingging (Sektor XIII)
  1. Bp. Johanes Manafe (Sektor XIV)
  2. Ny. Ayoe H.W. Daulika (Sektor XIV)
  1. Alfonso Nantingkaseh (Sektor XV)
  1. Sarah Saragi (Sektor XV)
  2. Eugene Manusama (Sektor XVI)
  3. Bramokta Yala Pullahta (Sektor XVI)

Panitia Pemilihan Diaken & Penatua GPIB Periode 2017-2022

Jemaat “JATIPON” Mupel Bekasi
Jl. Sekolah Kapin Rt. 009/04 Kel. Jatibening Baru, Kec. Pondok Gede – Bekasi 17412 
Telp : 8648688 e-mail: gpibjatipon@yahoo.co.id

DAFTAR CALON TETAP

KETERANGAN:

  1. Pemilihan tahap 2 diselenggarakan pada:

Hari/Tgl   : Sabtu, 8 Juli 2017

Waktu      : 08.00 – 17.00

 

  1. Penghitungan suara tahap 2:

Hari/Tgl   : Sabtu, 8 Juli 2017

Waktu      : 18.00 – selesai

Tempat    : Auditorium Gereja GPIB Jatipon

 

  1. Jumlah Diaken dan Penatua GPIB Jatipon
Sektor Kebutuhan Presbiter
I 3 Diaken dan 3 Penatua
II 3 Diaken dan 3 Penatua
III 4 Diaken dan 4 Penatua
IV 6 Diaken dan 6 Penatua
V 3 Diaken dan 3 Penatua
VI 3 Diaken dan 3 Penatua
VII 2 Diaken dan 2 Penatua
VIII 2 Diaken dan 2 Penatua
IX 2 Diaken dan 2 Penatua
X 2 Diaken dan 2 Penatua
XI 4 Diaken dan 4 Penatua
XII 3 Diaken dan 3 Penatua
XIII 7 Diaken dan 7 Penatua
XIV 2 Diaken dan 2 Penatua
XV 2 Diaken dan 2 Penatua
XVI 3 Diaken dan 3 Penatua

( 1 : ex officio: Pnt. Harli Sibarani, BPPG GPIB )

 

  1. Tempat Pemilihan Suara
Sektor Tempat
I Kel. Hadi Soebroto
II Tidak ada pemilihan tahap 2 karena sudah memenuhi kebutuhan
III Kel. Ny. Paula Syafei Sorongan
IV Kel. Benny Talakua
V Kel. Budi Heriyanto
VI Tidak ada pemilihan tahap 2 karena sudah memenuhi kebutuhan
VII Kel. Ny. Rosita Ginting
VIII Kel. Pantouw – Komalig
IX Kel. Haposan Girsang
X Kel. Victor Tampubolon
XI Kel. Ny. Agustina Djarnuzi
XII Kel. Ny. Stenny Fredrik – Lainsamputty
XIII Pos A: Kel. Harani Poltak Sihombing

Pos B: Kel. Ny. Sri Haryanto

XIV Kel. Leonora Daulika
XV Tidak ada pemilihan tahap 2 karena sudah memenuhi kebutuhan
XVI Kel. Y.L. Nanlohy


SEKTOR I

 

NO

 

NAMA

1 I Wayan Oka
2 Ferry Valintina Mawuntu-Tarigan
3 Wisnu Wardhana
4 Hulman Sinurat
5 Stefanus Oktavianus Kamau
6 Vallesca Souisa
7 Nuni Tri Nur Yuliana
8 Victor Immanuel Suripatty

 

SEKTOR II (TIDAK ADA PEMILIHAN TAHAP 2)

 

NO

 

NAMA

1 Jermy Kurniawan Octavianus
2 Olympus Wowor
3 Aaltje A. Sarapung – Makalew
4 Alexius Manopo
5 Yohanes Simon Sanggor
6 Rieta Olgarine Piether

 

SEKTOR III

 

NO

 

NAMA

1 Frederika Paulina Manopo
2 Joyce L.M. Tampemawa
3 Bryan Noverino Manopo
4 Cynthia W.P. Paat – Ranti
5 Bentara Hasudungan Sibarani
6 Rosna Meckel – Sianturi
7 Maartje Manopo – Mokalu
8 Joost Pandaleke
9 Harry Santoso
10 Sevnat Johanes Pandaleke
11 Alfa Jizreel Delhaye
12 Tunggul Sihombing
13 Isbandi

 

SEKTOR IV 

 

NO

 

NAMA

1 Mathilda Aguw – Makaluas
2 Netty W.K. Lalisang
3 Wahyu Sriyono Soedjiman
4 Johan Frederick Aguw
5 Charles Nikijuluw
6 Eddy Johan G. Mambu
7 John Willem Rehatta
8 Petronella Tampubolon – Pelapelapon
9 Erick Alfred Sandehang
10 Marcello Sandehang
11 Betty Efrasi Rubianto – Persulessy
12 Johannis Robert Dethan
13 Samuel Sattu Raba
14 Sarifina Kolibu – Maringka
15 Djengkar Subagio
16 Jeffrey Charles Andy Cussoy
17 Pinamaya W.M. Lalisang
18 Oscar A. Sumampouw

 

SEKTOR V

 

NO

 

NAMA

1 Tuty Pangaribuan
2 Nathanael Budiman
3 Asti Rumida Pasaribu – Siahaan
4 Roby Eduard Sely
5 Untung Suryanto
6 Sunu Edy Karsono
7 Shirley Sanoe – Syaranamual
8 Henry Christian Hutagaol
9 Thelma Kartini Laluyan – Palandeng
10 Saut Poltak Tambunan
11 Silvanus J.J. Sanoe

 

SEKTOR VI (TIDAK ADA PEMILIHAN TAHAP 2)

 

NO

 

NAMA

1 Agustinus Kipuw
2 Paul Simanjuntak
3 Abiyudin Mendrofa
4 Susan Rompas – Mamangkey
5 Wilson D.P. Wowor
6 Permanen Purba

 

SEKTOR VII

 

NO

 

NAMA

1 Fedro Sembiring Meliala
2 Stepanus Suprapto Hadi
3 Lamria Surbakti – Siahaan
4 Rika Selviana Tumanggor – Nockas
5 Meyer Marbun
6 Hengky Philip Steven Ginting

 

SEKTOR VIII 

 

NO

 

NAMA

1 Arthur Stanley Komalig
2 Lintje Kuntak – Karundeng
3 Cynthia Hedy Tuwoh – Muntu
4 Wiesye A. Rondonuwu – Rampen
5 Heru Prabowo
6 Joyce F.E. Ottay

 

SEKTOR IX

 

NO

 

NAMA

1 Guntur Subyantoro
2 Ola Pelapelapon
3 Frederika Irene Tjandra – Latuheru
4 Marliyah Endry Soenardi
5 Dwi Satrio Wibowo
6 Raditya Pramita Suksmonoso
7 Marisi Manurung

 

SEKTOR X

 

NO

 

NAMA

1 Dinner Pasaribu
2 Sri Lestari Handayani Tampubolon
3 Debbie D.A.N. Lendway – Tuwo
4 Edward R. Pakasi
5 Meiske Elsye Korompis – Tawaluyan
6 Arman Sidauruk

 

SEKTOR XI

 

NO

 

NAMA

1 Vicky Wungkana
2 Forsan Brahmio Sopaheluwakan
3 Henriette A. Pattiasina – Van Houten
4 Slamet Riyadi Butar-Butar  
5 Argentine Margaretha Mamuko – Darondo
6 Priska Deila Fabiola Mantiri
7 Steven Reinaldo Patty
8 Mona Yuliana Montolalu – Sumanti
9 Linda J. Maspaitella
10 Linda Leonie Dondokambey
11 Jonev Revanches
12 Agus Susanto
13 Julius Andilolo

 

SEKTOR XII

 

NO

 

NAMA

1 T. Henry Damanik
2 Bernard P. Situmorang
3 Frits Hunneman
4 Saurma Ida Tambunan
5 Gendro Wahyuhono
6 Eddy Makmur Barus
7 M. Stenny Fredrik – Lainsamputty
8 Shirley Papilaya
9 Sulistomo Prasetyo

 

SEKTOR XIII

 

NO

 

NAMA

1 Abednego Samuel Waworundeng
2 Reflin Maringka – Mawuntu
3 Vinna M.H. Adam – Hutadjulu
4 L.P.L. Tobing
5 Gary Hendrico Pomantow
6 Komin Bangun
7 Nurmala Tobing – Siringoringo
8 Epifania Lisa M. Manarisip – Raintung
9 Surtana Ria Laura Sitompul – Pasaribu
10 Elias Huwae  
11 Yossylinda Sriwatty Sitorus  
12 Carmelya S.H. Roring – Nainggolan
13 Sri Yati Haryanto
14 Richard P.L. Tobing
15 Bernauli Sihombing
16 Ratmita Ginting – Kaban
17 Meyke Rorimpandey – Maweikere
18 Notty M. Stephanus Ndoen
19 Didy Indrianto

 

SEKTOR XIV

 

NO

 

NAMA

1 Costantinus Damamain
2 Anke R. Adam – Gerungan
3 Daulat H. Hutahuruk
4 Hasiholan Siregar
5 Wiwik Wijayanti
6 Yorry Lintjewas

 

SEKTOR XV (TIDAK ADA PEMILIHAN TAHAP 2) 

NO NAMA
1 Kristianingsih Wibisono
2 Elnaser Pedarame Nantingkaseh
3 Parlindungan Situmorang
4 Izak Maitimoe (dalam proses pemenuhan persyaratan)

 

SEKTOR XVI

 

NO

 

NAMA

1 Jacqueline Winckler – Yuriaan
2 Sudiyanto
3 Willy Freddy Sumakul
4 Meiske Malonda
5 Carlo L. Toar Manangka
6 Ellen Anneke Cussoy
7 Abraham J. Latuheru
8 Natallios Pieter Sipasulta